376 Tahun Desa Kokole Satu, Adner Nathan Ajak Warga Jaga Kekompakan

  • Share

Minut— Hukum Tua Desa Kokole Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Adner Nathan, mengajak masyarakat mempertahankan kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun desa.

Pesan tersebut disampaikan Adner saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-376 Desa Kokole Satu yang digelar di Kantor Desa Kokole Satu, Senin (28/9/2026).

Menurut Adner, berbagai prestasi yang telah diraih desa merupakan hasil keterlibatan dan kerja bersama masyarakat.

Salah satunya, Desa Kokole Satu berhasil meraih juara pertama lomba kebersihan. Prestasi tersebut dinilai menunjukkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan desa.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah terus menjaga kekompakan. Berbagai prestasi yang kita raih merupakan hasil kerja bersama,” ujar Adner.

Adner juga mengapresiasi dukungan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kokole Satu. Salah satunya peresmian Jembatan Garuda yang menjadi bagian dari perkembangan pembangunan desa.

Ia berharap kekompakan warga tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tertentu, tetapi terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, kekompakan dan kebersamaan masyarakat terus dipertahankan. Karena dengan kebersamaan, desa ini bisa terus maju,” katanya.

Sementara itu, mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Umbase Mayuntu, mengapresiasi masyarakat Desa Kokole Satu yang dinilai mampu menjaga semangat gotong royong.

Umbase mengatakan, kebersamaan masyarakat menjadi salah satu modal dalam mendukung pembangunan desa.

Ia juga menyebut Desa Kokole Satu memiliki sejumlah potensi yang masih dapat dikembangkan, termasuk sektor pariwisata berbasis masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Umbase mengingatkan masyarakat mengenai pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Kokole Satu.

Ia meminta seluruh tahapan Pilhut berlangsung demokratis, aman dan damai. Perbedaan pilihan, kata Umbase, merupakan bagian dari demokrasi dan tidak boleh merusak hubungan kekeluargaan masyarakat.

“Demokrasi harus kita jaga sampai pada proses pemungutan suara nanti. Berbeda pilihan itu hal biasa, tetapi jangan sampai perbedaan pilihan membuat kekompakan dan hubungan kekeluargaan di Desa Kokole menjadi rusak,” pesannya.

Umbase berharap masyarakat kembali bersatu setelah seluruh tahapan Pilhut selesai dan bersama-sama mendukung pembangunan desa, siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat.

Peringatan HUT ke-376 Desa Kokole Satu diawali dengan ibadah bersama dan dilanjutkan pembacaan sejarah desa. Adner menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, perangkat desa, masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *